Proyek DI Cibinuangeun Telan 7 Miliar, Pekerja Tanpa Safety dan Prokes

    Proyek DI Cibinuangeun Telan 7 Miliar, Pekerja Tanpa Safety dan Prokes
    Nampak para pekerja tidak memakai safety dan Prokes covid-19 di lokasi proyek DI Cibinuangeun

    Lebak, - Proyek Daerah Irigasi (DI) Cibinuangeun yang menelan anggaran 7 miliar lebih dipertanyakan Safety dan Protokol Kesehatan (Prokes) nya. Pasalnya para pekerja tidak memakai Alat Pelindung Diri (APD) dan tidak memakai masker serta Prokes lainnya seperti tempat cuci tangan hand sanitizer.

    Sedangkan ketika awak media menelusuri dilokasi proyek, terpampang himbauan mengenai APD, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta area wajib Prokes covid-19.

    WARTASOSIAL.COM
    market.biz.id WARTASOSIAL.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Namun nampaknya himbauan tersebut diduga hanya formalitas, karena tidak sesuai dengan kenyataan di lokasi proyek. Sayangnya pihak pelaksana dan konsultan sedang tidak berada di lokasi proyek untuk dikonfirmasi, Kamis 7 Juli 2022.

    WARTAADHYAKSA.COM
    market.biz.id WARTAADHYAKSA.COM
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Berdasarkan hasil informasi yang diserap, Abah Ocom yang diketahui sebagai pemborong tenaga kerja (HOK), ketika dikonfirmasi hal tersebut menyebutkan diawal pengerjaan sudah APD sudah diberikan.

    "Waktu itu sih di hari-hari pertama sudah pada dikasih seperti sepatu boots, rompi dan helm 10 orang. Kalau sekarang ga tau pada kemana, mungkin karena ga semua pakai, ya jadinga terpakai, " jawabnya di lokasi.

    Dikonfirmasi terkait pekerjaan, Abah Ocom menuturkan sudah hampir sebulan mulai dikerjakan.

    "Ada sih 2-3 Minggu mah, hampir sebulan lah. Cuma memang terkendala pasokan material seperti besi dan semen. Tapi sekarang udah ada baru datang, tapi besok juga paling libur dulu, paling nanti diteruskan habis lebaran, " ujarnya.

    RI1.CO.ID
    market.biz.id RI1.CO.ID
    20% Rp 125.000
    Beli sekarang!

    Dari papan informasi proyek, diketahui pekerjaan ialah Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI Cibinuangeun, melalui DPUPR bidang PJPA Provinsi Banten dari anggaran APBD Provinsi Banten TA 2022 dengan nilai Rp 7.501.645.000, 00. Kontraktor CV. Budi Bakti Wiratama dengan konsultan pengawas PT. Alocita Mandiri.

    Selain hal tersebut, ada juga informasi walaupun pembangunan DI Cibinuangeun dan DI Cikoncang berbeda perusahaan kontraktor pemenang tender, namun proyek tersebut dipegang oleh orang yang sama.

    Sampai berita ini diterbitkan, pihak terkait seperti perusahaan kontraktor dan DPUPR Provinsi Banten, ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp messenger, belum memberi jawaban. (Cex)

    di cibinuangeun irigasi dpupr provinsi banten pjpa apd safety k3
    Uce Saepudin

    Uce Saepudin

    Artikel Sebelumnya

    Tidak Diterima di SMAN Favorit, Jangan Khawatir...

    Artikel Berikutnya

    28 badan usaha nunggak iuran BPJS Ketenagakerjaan,...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Achmad Sarjono verified

    Syafruddin Adi

    Syafruddin Adi verified

    Postingan Bulan ini: 137

    Postingan Tahun ini: 2825

    Registered: Apr 8, 2021

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 105

    Postingan Tahun ini: 2058

    Registered: May 25, 2021

    Narsono Son

    Narsono Son verified

    Postingan Bulan ini: 58

    Postingan Tahun ini: 572

    Registered: Jul 9, 2020

    Siswandi

    Siswandi verified

    Postingan Bulan ini: 53

    Postingan Tahun ini: 818

    Registered: Jul 11, 2020

    Profle

    Muh. Ahkam Jayadi verified

    Bupati Barru Lepas Kontingen Jamnas Pramuka Tahun 2022
    Ini Penyebab Air PDAM Tidak Mengalir di Sebagian Kota Barru
    Coffee Break, Alumni Unhas di Barru Sepakat Bentuk Organisasi Formal 
    Pendaftaran Pilkades di Barru Mulai 19 Agustus, DPRD Rencana Gelar RDP

    Rekomendasi

    Kasad Apresiasi Program Pengembangan Entrepreneurship PPAD
    Bakamla RI Sukses Gelar Latihan Bersama Hadapi Pencemaran di Laut
    BEM PTAI Apresiasi Ketegasan Kapolri Tindak  25 Personel Terkait Kematian Brigadir Joshua
    Tewasnya Brigadir Yoshua, Kapolri Periksa 25 Polisi Diapresiasi BEM SI
    Program BSPS di Apresiasi, Kades Kandang Sapi Harapkan Penambahan Kuota

    Ikuti Kami